Preloader

Loading

image

TURUN DAPUR

Hal apa yang paling saya sukai dan sejak awal bisnis kuliner 2013 selalu saya lakukan? TURUN DAPUR!!

Mengapa turun dapur ini sangat penting bagi setiap pebisnis kuliner?

1. Memastikan QUALITY PRODUCT yang di deliver ke konsumen sesuai dengan ekspetasi kita sebagai bisnis owner, apalagi klo bisnis kita masih baru, wajib banget ini.

2. Memastikan presentasi / TAMPILAN yang akan dikirim ke konsumen apakah sudah sesuai dengan SOP, sehingga menarik di mata konsumen sehingga bisa “MEMAKSA” konsumen membuat KONTEN

3. Memastikan penangan dapur sesuai dengan semua SOP (STANDARD OPERATING PROCEDURE) yang sudah disusun, karena biasanya sering kali banyak “INISIATIF” yang tidak sesuai dikerjakan di dapur.

4. Mengalami sendiri (EXPERIENCING) berbagai skenario yang mungkin terjadi di dapur seperti High Traffic, Low Traffic, Prepare an bahan baku, kurang karyawan di dapur, handling complain konsumen, dsb

5. Memastikan PENANGANAN BAHAN BAKU sesuai dengan SOP yang dibuat sehingga kualitas selalu terjaga. Hal ini mulai dari penerimaan bahan baku dari luar, penanganan, pengelolaan, penyimpanan, sampai inventory.

6. Memastikan bagaimana KARYAWAN BERSIKAP dan bertindak dalam segala hal di dapur, karena mereka adalah kunci penting bisnis kita bisa berjalan dengan baik

7. Mendapatkan INSIGHT-INSIGHT baru seperti TRIK-TRIK untuk efisiensi, trik-trik untuk bisa lebih cepat menyajikan makanan, dsb

8. MENYEMPURNAKAN kembali semua proses yang mungkin bisa di improve untuk improvement SOP, process, training, dsb sehingga bisnis kita bisa di SCALE dengan baik dan cepat.

9. Jika kelak perusahaan sudah scale, kita punya PERSPEKTIF yang luas dan tepat untuk menilai informasi dan data terkait operasional tentunya. Jadi tidak cepat PANAS KUPING.

10. RASAIN CAPEKNYA nya yg luar biasa, apalagi outlet ato order selalu rame sehingga muncul EMPHATY bahwa sangat penting untuk menghargai dan memberi apresiasi ke team kita yang sudah bekerja dengan keras.

Selain itu asik dan seru juga kok klo tangan kena minyak panas, muka minyakan, badan bau rempah, salah buat, terus harus di beli sendiri menunya, dll, ada cerita kelak buat anak cucu wkwk.

So, Foodpreneur apakah sering turun dapur? ato malah di dapur terus hehe.

Semoga Bermanfaat.

Sumber disini

Comments are closed

Uploading