Preloader

Loading

image

3 Faktor Karyawan Susah di Lepas. Nomor 3 Paling Parah

Kunci dari bisnis bisa berkembang besar adalah jika sistem sudah berjalan. Namun inilah yang suka bikin kepala owner bisnis pusing… karena sebagian besar karyawan belum bisa dilepas untuk menjalani sistem itu…

Tapi sebetulnya apa sih faktor yang biasa menyebabkan hal ini terjadi? Berikut adalah 3 Hal penyebab karyawan belum bisa dilepas:

1. Owner belum membuat “sistem” nya

Saat membayangkan kata sistem, kita tidak perlu membayangkan hal yang langsung rumit… tapi sistem juga bisa dimulai dari yang paling sederhana. Sistem yang paling sederhana yang bisa dibuat oleh seorang owner bisnis adalah S.O.P atau Standard Operating Procedure, di mana sederhananya sebuah dokumen tertulis yang menginformasikan aturan/panduan suatu hal bekerja.

Misalnya nih SOP Buka Outlet. Nah di dalam SOP ini kita bisa menulis misal nya 20 hal yang harus dilakukan (disertai berbagai detail penjelasan yang menurut kita penting untuk dicantumkan) saat karyawan kita buka toko.

Tentu waktu awal kita sendiri yang melakukan, nah cobalah untuk menuliskan apa yang selama ini kita lakukan. Maka ini adalah langkah awal di mana karyawan bisa semakin menyerupai jika kita sendiri (owner) yang melakukannya.


2. Cuma Lisan

Nah kondisi berikutnya yang SERING BANGET terjadi (hayo di tempat sahabat Foodizz masih kejadian ga nih?) adalah semuanya serba lisan! Nah dalam dunia usaha ini ANTI banget alias haram hukumnya. Karena salah satu yang membedakan usaha yang sudah berjalan dan besar dengan usaha yang masih terseok-seok adalah banyaknya hal-hal lisan yang dilakukan.

Kalo semuanya serba lisan banyak sekali akibatnya, contoh:

  • Karyawan salah paham, kita maksudnya apa, mereka nangkepnya apa
  • Karyawan ga ingat, karena kalo hanya lisan mereka tidak bisa membaca ulang, sangat bisa dipastikan mereka tidak akan ingat, karena siapa saja butuh waktu untuk belajar, menghafal, dan terbiasa. Dan hal-hal tertulis sangat dibutuhkan di sini
  • Owner akan akhirnya mengulang-ngulang terus, karena tidak ada “panduan” atau “bukti” owner pernah mengajarkan, jika ada tertulisnya, saat karyawan masih lalai, beberapa kali bisa diberi tahu untuk “baca lagi panduannya”

3. Karyawannya Tidak Pernah di Training

Hal ini juga sangat sering terjadi dan menjadi sumber permasalahan. Jika hal ini tidak diatasi maka hampir bisa dipastikan owner bisnis akhirnya ga akan bergerak kemana-mana, pengembangan bisnis jadi mentok dan bila sudah ada pengembangan bisnis juga akan terbatas karena owner akan ketarik-tarik terus dengan masalah operasional sehari-hari.

Bayangkan saja, apalagi jika sahabat Foodizz merekrut mereka yang belum ada pengalaman sebelumnya bekerja di restoran/tempat kuliner yang standarnya sudah bagus (seperti brand nasional atau multinasional) tentu mereka harus ditraining dulu ilmu awalnya, karena hampir dipastikan mereka tidak tau harus bekerja seperti apa, dan hal inilah yang membuat owner menjadi “berat” proses nya sehari-hari.

Sangat wajar owner bisnis tidak memiliki waktu, ga ada materinya, dan terkadang ga ada kemampuan mentraining, karena kalo dilihat di brand-brand besar, karyawan di training oleh trainer profesional yang memahami teknik-teknik melatih seseorang agar bisa lebih mudah paham.

Jika ternyata hal ini yang terjadi, maka owner bisnis harus mencari bantuan, seperti mengirimkan karyawannya di latih oleh pelatih profesional.

Nah itu dia 3 penyebab utama biasanya kenapa karyawan suka susah dilepas, hal-hal kecil aja koq susah banget bisa jalan mandiri.

Karena kita owner bisnisnya jadi jika masalah di atas mau diselesaikan tahap demi tahap, semua kuncinya ada di action kita.

Salah satu langkah kongkrit terdekat adalah mengirimkan karyawan kita untuk dilatih trainer profesional di KELAS PELATIHAN SUPERVISOR/OUTLET MANAGER BISNIS KULINER yang diselenggarakan oleh Foodizz.

Sumber disini

Comments are closed

Uploading